Tuesday, April 14, 2009

Amauri Siap Hadapi Inter

Amauri berharap bisa berduet dengan Vicenzo Iaquinta ketika menghadapi Inter Milan

.

Striker Amauri Carvalho memastikan dirinya akan kembali berlaga ketika Juventus menghadapi Inter Milan.

"Cedera yang saya alami bukan sederhana dan mudah disembuhkan, tapi saat ini saya tidak merasakan sakit lagi," ujar pemain kelahiran Brasil itu.

amauri kini berlatih terpisah dengan rekan-rekannya, sebagai cara untuk sembuh total dari cedera betis.

Ia membayangkan dua tim terkuat di Serie A Italia akan bertemu. Secara matematis Juve tidak bisa mengejar Inter di puncak klasemen, namun Bianconeri harus tetap percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin.

"Kami harus mengejar Inter, dan kami mempertaruhkan segalanya dalam laga melawan Inter. Ada harapan besar di diri kami; fans dan manajemen klub," lanjutnya.

Juve tidak akan diperkuat Mauro Camoranesi dalam laga itu, karena diusir keluar ketika Juve dikalahkan Genoa 3-2.

Amauri yakin Bianconeri masih mampu bersaing, meski akan bermain tanpa Camoranesi. Ia justru memuji performa Vicenzo Iaquinta, yang mengisi tempatnya selama dirinya absen.

"Saya kira saya bisa berduet dengan Iaquinta saat menghadapi Inter Milan," Amauri mengakhiri.

Read More......

Bayern, Juventus Perebutkan Bastos

Dua raksasa Eropa itu dikabarkan bersaing untuk meraih tanda tangan kontrak seorang bintang Lille.


Menurut Sky Sports, Bayern Munich dan Juventus sedang memperhatikan dengan seksama perkembangan situasi Michel Bastos.

Juventus mempertimbangkan Bastos sebagai pengganti gelandang veteran Pavel Nedved yang kemungkinan akan pensiun akhir musim ini.

Di sisi lain, Bayern akan memasang Bastos sebagai bek kiri baru, karena pengisi posisi itu saat ini Philipp Lahm akan digeser ke sisi kanan pertahanan akibat buruknya penampilan Christian Lell dan Massimo Oddo.

Sebelumnya, raksasa Bundesliga Jerman itu membidik Yuri Zhirkov, tetapi tampaknya bek CSKA Moskwa itu terlalu mahal bagi FC Hollywood.

Sayangnya, Bastos pernah menegaskan ia ingin untuk tetap berkonsentrasi di Lille agar timnya dapat lolos ke Liga Champions musim depan.

goal.com
Read More......

Sunday, April 12, 2009

Juve Dihukum oleh Kesalahannya Sendiri


Pelatih Juventus Claudio Ranieri menyesali kegagalan timnya memanfaatkan terhambatnya langkah Inter Milan. Ranieri menilai kesalahan anak-anak asuhnya menjadi penyebab kegagalan ini.

Dengan hasil seri yang diraih Inter dalam laga yang berlangsung beberapa jam sebelumnya, Juve memiliki kesempatan untuk memangkas jarak ketinggalan. Namun, alih-alih meraih poin, Bianconerri justru dibekap Genoa 2-3 dalam laga yang berlangsung Minggu (12/4/2009) dinihari WIB.

"Genoa bermain lebih baik dan kami mengakuinya. Kami sudah berusaha keras, namun kami mendapat hukuman atas sejumlah kesalahan yang kami lakukan sendiri," tukas Ranieri dikutip dari situs resmi Juve.

Ranieri menyesalkan gol kemenangan Genoa dua menit menjelang bubaran yang dicetak Palladino yang lolos dari pengawalan anak-anak asuhnya. "Ketika kami sekali lagi bisa menyamakan skor, kami seharusnya bisa lebih tenang tanpa mencoba memainkan jebakan offside terlalu sering," demikian analisis The Tinkerman dilansir dari Goal.

Kegagalan Juve semakin lengkap usai Mauro Camoranesi harus menerima kartu merah akibat pelanggaran yang dilakukannya.

Juventus sudah gagal memanfaatkan kesempatan. Gap dengan Inter pun semakin jauh. "Kami kecewa karena gagal memanfaatkan hasil imbang Inter. Kami harus memangkas selisih poin. Sekarang, kami akan menatap laga selnjutnya dengan keinginan yang lebih kuat dan kami harus tampil luar biasa," tukas Ranieri, sembari menunjuk laga Si Nyonya Tua selanjutnya, yakni melawan Inter.

detik.com
Read More......

Serie A Favorit Diego

Diego semakin memanaskan spekulasi kelanjutan karirnya dengan menyatakan Serie A Italia sebagai kompetisi favoritnya.


Playmaker Werder Bremen, Diego, telah menarik perhatian sejumlah klub. Inter dan Juventus adalah beberapa di antaranya.

Tak salah memang jika melihat performanya di atas lapangan. Baru-baru ini, dia kembali menunjukkan penampilan terbaiknya di Piala UEFA dengan mencetak dua gol saat Bremen menang atas Udinese 3-1.

Meski mengakui banyak pihak tertarik untuk mempekerjakannya musim depan, Diego menyatakan tak mengetahui secara pasti bagaimana perkembangan karirnya.

"Masa depan saya? Yang saya pikirkan saat ini adalah bermain, ayah saya Djair yang akan mengurus sisanya. Saya sendiri tak tahu seberapa jauh perkembangan negosiasi yang ada," paparnya kepada Tuttosport.

Namun diakuinya, ada sedikit keinginan Diego bisa bermain di Serie A.

"Saya sangat suka Serie A, kompetisi ini selalu jadi favorit saya. Beberapa dari pemain terbaik berada di sana dan banyak klub mereka termasuk salah satu yang terbaik di dunia, dengan banyak tradisi yang mengiringi," ungkap Diego.

goal.com
Read More......

Grifoni Patuk Bianconeri

Genoa dengan gemilang menaklukkan Juventus 3-2 di kandang sendiri. Kegagalan meraih poin membuat selisih poin Juve dengan Inter Milan kian lebar di puncak klasemen Serie A Italia.



Seperti yang pernah terjadi sebelumnya, ketika Inter Milan kehilangan poin, Juventus gagal memanfaatkan kesempatan dan malah tersungkur 3-2 di kandang Genoa.

Tuan rumah tampil menekan sejak awal pertandingan. Peluang pertama tercipta pada menit ketujuh ketika Giandomenico Mesto memberikan umpan silang kepada lulusan akademi Juve, Raffaele Palladino. Eksekusi Palladino menaklukkan Gianluigi Buffon, tapi Nicola Legrottaglie masih mampu menyapu bola.

Vincenzo Iaquinta sempat mencetak gol, tapi dianulir wasit karena sang striker dianggap sudah berada dalam posisi off-side. Semenit kemudian, aksi Alessandro del Piero memaksa Ivan Juric berjibaku membuang bola keluar lapangan.

Setengah jam pertandingan, pendukung tuan rumah bersorak gembira. Giringan Mesto dari sayap kanan dihentikan pemain belakang Juventus, tapi bola lepas ke arah Thiago Motta. Tanpa berpikir dua kali, gelandang asal Brasil itu melepaskan tendangan keras mendatar yang tak sanggup dihalau Buffon.

Sebelum jeda, wasit memberi hadiah penalti yang dapat dipertanyakan. Del Piero beraksi di dalam kotak dan dihentikan oleh gasakan Matteo Ferrari yang terlihat bersih, tapi wasit punya pandangan lain. Eksekusi diambil sendiri oleh sang kapten dan gol.

Namun, saat injury time menginjak menit ketiga, Motta mengembalikan keunggulan tuan rumah. Tendangan penjuru Juric sukses disundul masuk Motta.

Grifoni tetap mengendalikan pertandingan sepanjang babak kedua. Juve tak mau kalah dan memperoleh peluang ketika Pavel Nedved melepas tendangan yang harus diselamatkan Giuseppe Biava dari garis gawang.

Pada menit ke-65, Mauro Camoranesi melakukan pelanggaran kasar terhadap Giuseppe Sculli. Tanpa ampun, wasit memberinya kartu merah. Juve tetap tidak gentar, Del Piero menciptakan peluang menyamakan kedudukan saat menerima umpan panjang dari Giorgio Chiellini. Setelah melewati Salvatore Bocchetti, aksi Del Piero dihentikan Rubinho yang sudah bergerak menutup ruang tembak sang kapten.

Enam menit pertandingan tersisa, Juve sukses menyamakan kedudukan. Bola liar di antara Nedved dan tiga pemain Genoa mampir ke kaki Iaquinta, yang tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menaklukkan Rubinho.

Kedudukan tak bertahan lama, Genoa kembali sukses mengembalikan keunggulan. Pemain pengganti Marco Rossi lolos dari jebakan off-side dan dengan leluasa memberi umpan mudah kepada Palladino untuk menciptakan gol kemenangan.

Kali ini keunggulan tuan rumah berakhir hingga peluit panjang. Grifoni sukses mempertahankan posisi di tempat keempat, sedangkan Bianconeri kini tertinggal sepuluh poin dari Inter di puncak klasemen Serie A.

Susunan pemain:
Genoa Rubinho; Biava, Ferrari, Bocchetti; Juric, Motta, Mesto / Rossi (42'), Criscito; Palladino, Jankovic / Olivera (80'), Sculli / Papastathopoulos (80').
Juventus Buffon; Zebina / Grygera (74'), Legrottaglie / Marchionni (74'), Chiellini, Molinaro; Marchisio, Poulsen, Nedved, Camoranesi; Iaquinta, Del Piero.

goal.com
Read More......

Wednesday, April 8, 2009

Ranieri-Del Piero Bersitegang?

Gencar dikabarkan ada keretakan di internal tim Juventus yang melibatkan pelatih Claudio Ranieri dengan pemain veteran Alessandro Del Piero.


Atmosfer di internal klub Juventus memang tidak cukup baik. Pasalnya Bianconeri melepas kesempatan untuk terus membayangi Inter di akhir pekan usai bermain seri 3-3 saat melawan Chievo.

Dan rupanya susana negatif tersebut sedikit banyak mempengaruhi psikologi para pemain dan jajaran pelatih. Kabarnya, hanya karena insiden kecil di ruang ganti, beberapa pihak sempat terlibat perang dingin.

Pihak yang dimaksud adalah pelatih Ranieri dengan Del Piero. Sementara insiden yang memantik perang dingin kedua pihak itu adalah telat datangnya Del Piero saat Ranieri memberikan pengarahan kepada anggota skuad.

Dilaporkan Corriere dello Sport, Del Piero datang saat Ranieri memberikan pernyataan secara serius.

Kabarnya, Del Piero sengaja telat datang dalam pertemuan tersebut. Hal ini dilakukannya untuk menunjukkan bentuk keberatan karena diganti usai turun minum di laga melawan Chievo.

Meski demikian, belum ada penjelasan dari pihak klub menanggapi rumor ini, demikian juga dari Ranieri maupun Del Piero.

Read More......

Tuesday, April 7, 2009

Silva: Saya Tetap Di Valencia

David Silva kembali menegaskan bertahan di Valencia meski menjadi salah satu incaran utama Juventus.


Usaha Juve untuk menambah pemain terutama di posisi gelandang semakin gencar. Mereka bahkan sudah menegaskan sedang mengincar Diego dari Werder Bremen dan David Silva dari Valencia.

Usaha untuk mendatangkan Diego nampaknnya tak bakal menemui kesulitan berarti. Pihak Juve bahkan kabarnya sudah mengajukan penawaran resmi kepada Diego yang memang sudah lama ingin hijrah ke Bianconeri.

Tapi usaha mereka buat mendatangkan Silva terasa sulit. Silva kembali menegaskan akan menghormati kontraknya bersama Los Che yang baru akan berakhir pada 2013.

"Saya hanya memikirkan tim saya saat ini. Saya harus menghormati kontrak dan ingin bermain selama mungkin dan memberikan yang terbaik bagi Valencia," ujarnya seperti dilansir dari Tuttomercatoweb.com.

"Saya sudah sering mendengar kabar tentang Juventus. Tentu saya merasa terhormat kalau mereka memang berminat mendatangkan saya. Tapi saya hanya bisa mengucapkan terima kasih, saya akan tetap di sini."

Dari pernyataan tersebut, tersirat kalau Juve belum mengajukan tawaran resmi atau mengajukan nilai kontrak yang cocok padanya. Ini menjadi tugas direktur sport Alessio Secco untuk bisa meyakinkan Silva untuk bersedia pindah ke Turin.

Pemain berusia 23 tahun yang pernah bermain untuk Celta Vigo ini bisa diplot sebagai salah satu pengganti Pavel Nedved. Dengan usia yang masih muda, pihak Juve meyakini permainannya masih bisa berkembang lebih baik lagi.

goal.com
Read More......

Cech: Del Piero Penendang Penalti Terbaik

Peter Cech mengakui Alessandro Del Piero sebagai penendang penalti terbaik.


Chelsea akan menghadapi Liverpool dalam perempat-final Liga Champions musim ini. Pertemuan kedua tim selalu berakhir dengan skor ketat dan pernah diakhiri dengan adu tendangan penalti.

Sebagai kiper andalan Chelsea, Cech tentu sudah menyiapkan diri buat menghadapi kemungkinan tersebut. Meski diakui sebagai salah satu kiper terbaik dunia, ia justru memuji kiper lain yang dianggapnya lebih baik.

Secara tidak langsung ia mengakui rekornya kurang bagus dalam adu penalti. Cech menyebutkan beberapa nama yang pantas disebut lebih baik darinya.

"Ada beberapa kiper yang menurut saya terbaik. Ada Buffon, Casillas, Van der Sar, Julio Cesar dan Reina. Mereka semua kiper terbaik, termasuk dalam menghadang tendangan penalti," ujarnya melalui situs resmi UEFA.

Meski punya banyak pilihan, untuk penendang penalti terbaik Cech hanya punya satu nama yang dianggapnya paling terbaik.

"Siapa paling ahli dalam mengambil tendangan penalti? Tak diragukan lagi, Del Piero yang terbaik," tukasnya.

Penjaga gawang berusia 26 tahun itu pernah merasakan kehebatan Alex dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Del Piero mencetak satu gol lewat tendangan penalti yang mampu mengelabui Cech.

goal.com

Read More......